Tahu SIMSIMI gak? ya semacam online cahtting gitu, tapi ini bukan sama manusia tapi sama robot lhoo. Robotnya itu lucu, absurd, abstrak tapi seru. Jadi kalau kamu lagi stres ngomong sama manusia, bisa dicoba nih, tapi terkadang sih awas tambah stres aja sih haha.Dia adalah seorang robot telur berawarna kuning yang bisa bicara dengan berbagai bahasa. Codeh deh klik ke www.simsimi.com. Tapi kalau males mengungkap SIMSIMI yangmisterius, mending baca ini aja deh.
Oke kita ke poin pertama, SIMSIMI itu mudah banget jatuh cinta
Kedua, SIMSIMI itu lucu bangetttttttt
Ketiga, SIMSIMI itu sok tahu
Keempat, kadang-kadang SIMSIMI jahat
Kelima, awas! SIMSIMI ternyata mesum banget bro
Keenam, bapak SIMSIMI ternyata adalah seorang bencong? :O
Nah, itu dia sedikit petunjuk identitas SIMSIMI yang misterius, buat kamu yang mau mencoba chatting sama dia. Silahkan mencoba dan awas menimbulkan trauma yang mendalam! :l
·Tepak, isinya paling cuman pensil lucu-lucu
palingan 2, penghapus sama rautan pensil
·Bekal dan minum, Masakan mama kan sehat daripada
harusbeli di kantin yang bahaya-bahaya? bekalnya yang simple aja sih, gak kaya anak
sekarang yang bekalnya bento mahal. --"
Btw,
Cuman 4? Karena buku gambar, pensil warna, crayon, lks, buku cetaknya ada di
sekolah semua haha indahnya tk… :D
Isi Tas SD
·Buku tulis banyak
·Buku cetak banyak
·Lks banyak
·Kamus
·Map, isinya kertas-kertas ulangan dan fotocopian
materi pelajaran
·Mukenah, mulai tertib buat sholat nih
·Kotak pensil, isinya mulai ada bulpennya, tipe
x, solasi gambar-gambar biar lucu, gunting, steples, isi steples, udah kaya
toko stationary deh pokoknya haduh haduh --"
·Binder, isinya bukan buat catetan tapi buat
tuker-tukeran antara kertas kita dengan teman, buat apasih sebenarnya? :O
Btw,
biasanya sih tas anak SD sok-sok diberat-beratin. Katanya sih makin berat makin
pinter dan makin keren. Jadi pelajaran hari ini, kemarin, besok pokoknya
pelajaran tiap hari ada di tas semuanya. Katanya kalau ada pelajaran kosong
atau ada pr buat besok bisa dikerjain di sekolah, bisa belajar juga walaupun
gak ada pelajaran hari itu. Ya contohnya hari itu pelajarannya IPA, Bahasa
Inggris dan agama, tapi masih bisa belajar Matematika. Emang bagus sih, tapi
benarkah menjadikan kita lebih pintar? Atau malah menjadikan tubuh lebih
pendek? Pantes aja saya segini-gini aja --"
Isi Tas SMP
·Buku tulis secukupnya, udah mulai menyadari
tinggi badan dan betapa nikmatnya tas enteng :D
·Buku cetak secukupnya juga
·Map,buat kertas-kertas fotocopian materi dan
hasil ulangan
·Kotak pensil, masih sama kaya kotak pensil jaman
SD kok tapi terkadang dikurangi yang gak penting-pentingnya
·Bekal, tapi jarang-jarang soalnya demi tas yang
enteng. Dan jajan di kantin sambil nongkrong terkesan lebih keren B)
·Minum, Karena saya suka sekali dengan air putih,
makanya daripada beli bolak-balik mendingan bawa minum aja. Hemat!
·Mukenah, *idem jaman SD
·HP, mulai
deh timbul prinsip “Tak bisa hidup tanpa
HP”
·Dompet, Karena uang mulai banyak dan mulai dapet
kartu pelajar, kartu ini itu. Semakin banyak kartu sih terkesanlebih gaul.
Darimananya ya? :O
·Sisir,mulai pacar-pacaran biar bisa dibilang
cantik dan bisa gampang cari pacar kalau cantik huwahaha
·Kaca, yang gambar-gambar dan bisa dilipat,
isinya sisir. tahu kan?
·Parfum, gak selalu dibawa sih, palingan kalau
abis olahraga. Kenapa? Kan biar cantik, :3
Isi tas SMA
·Gak ada buku yang ada binder, kenapa? Daripada
bawa buku berat-berat mending bawa binder aja. Semuanya ditulis di binder,
nyampe rumah baru deh disalin yang rapi lagi di buku catetan. Semakin rapi
semakin semangat belajar. Pas nyalin juga bisa sambil belajar kan? Lagian repot
juga kalau pulang sekolah masih main, tapi tasnya buerat ihmales beuttttttt.
Apalagi ke mall, nonton, jalan bareng pacar haduh gak banget tas berat berat.
:l
·gak ada tepak yang ada bulpen dan pensil masing-masing
1. Ini kalau lagi bener-bener males bawa berat-berat. Pensil dan bulpennya
tadidiselipin di tengah binder. Lebih
efisien kan. Efisien apa males? :P
·Map,buat kertas-kertas fotocopian materi dan
hasil ulangan
·Bekal, udah gak jaman ke kantin itu lebih keren
daripada bawa bekal. Masakan ibu lebih sehat kali. Lebih sehat apa menghemat
uangbuat main ya? Em… :)
·Minum, *idem jaman smp
·Mukenah, kemana-mana sholat tetep harus jalan
dong, kan anak alim J
·Laptop, bisa wifian
dimanapun berada, disekolah, dicafe, dimall. Bisa webcamannya juga. Dan enaknya gak usah bawa buku paket lagi. Pas
pelajaran tinggal buka laptop, wifian atau pake modem terus googling sambil
online haha
·Charger laptop, kalau laptop mati berarti “tak bisa hidup tanpa laptop”
·Hp, hukumnya sudah fardu a`in nih. Gak usah
ditanya kenapa
·Charger hp, “tak
bisa hidup tanpa HP”
·Headset, buat dengerin lagu. Buat
telfon-telfoanan secara sembunyi-sembunyi. Biasanya juga bisa dimasukin dari
rok terus ke dalem baju dan tembus ke leher lalu ke telinga, biar gak ketahuan
guru. Mirip-mirip agen CIA gitu
·Dompet, fardu a`in juga hukumnya
·Sisir, kaca, parfum, girls kid. Isinya ya
seputar cewek SMA pokoknya
Kok banyakan barang-barang diluar buku sekolah ya?
Huwahahaha. Ini sih yang saya rasain di tas sekolah saya. Kenapa cuman sampe
jaman SMA? Karena saya masih SMA dan belum kuliah. Masih kelas Xi juga, jadi
yang ditulis juga masih segini aja :)
Bentar-bentar, ini sebenarnya saya juga bingung ini
saya nulis apasih? Maaf sudah menyampah tapi ya lumayan buat nostalgia.
Nostalgiaan? Whatever lah :D
Terlalu frontalkan judulnya? Lebih frontalan mana dengan
judulartikel yang saya baca di koran
pagi ini “Nenek umur 50 tahun jual diri di tretes”. Haaaaaa rasanya puengen
nyekek wartawan yang bikin berita itu. Bikin berita kok gitu banget. Coba deh
kalo misalnya tempat asal wartawan itu dijelek-jelekin di koran, di halaman
cover lagi. Muangkel beh!
Tretes merupakan salah satu kota eh desa eh kota apa desa ya?
Dibilang desa gak ada sawah, dibilang kota juga masih jauh dari kota. Intinya
sebuah tempat di lereng gunung Welirang, Jawa Timur. Hawa dingin dan banyak tempat wisata alam
seperti air terjun kakek bodo, bumi perkemahan kakek bodo, air terjun
alab-alab, penangkaran rusa, gunung
welirangnya, hotel-hotel berbintang yang mewah, villa-villa dan kuliner
tradisionanya.
Saya juga berasal dari tempat dingin itu. Tapi saya kecewa
dengan salah satu koran lokal M**O. Ditulis jelas di cover dengan font besar,
maksudnya apasih orang itu? Asal anda semua tahu, pusat pelacuran itu bukan di
tretesnya, tapi di salah satu tempat yang tak jauh dari situ namanya watu****.
Disitu tuh hampir semua rumah merupakan tempat lokalisasi. Nah darisitu juga
merembet ke tretes. Dan hampir semua PSK itu bukan orang tretes. Seumur hidup
saya, belum pernah tuh menemui PSK orang tretes sendiri. Mereka kebanyakan dari
kampung-kampung pinggiran seperti
contohnya di daerah-daerah Malang Selatan, di tempat-tempat yang masih ndueso. Jadi jangan hitamkan nama tretes
dong! What the hell ancen!
Tretes disebut juga kota wisata tretes, nah darisitu makanya
orang-orang luar tretes lebih mengenal tretesnya daripada tempat-tempat yang
lain disekitar tretes. Termasuk dalam hal pelacuran itu tadi. Sumpah deh saya
suebel banget sama wartawan yang nulis itu. Gak tahu attitude jadi wartawan ya?
Maaf aja kalau kata-kata saya kasar, bukan saya gak ngerti attitude, tapi saya
emosi dan rasa cinta saya kepada tempat masa kecil saya dimana semuanya masih
tersusun rapi dan indah dan sekarang dikacaukan sama wartawan itu!
Jadi saya tegaskan lagi, TRETES BUKAN TEMPAT PELACURAN,
TRETES ITU TEMPAT WISATA MAN!
Tadi siang
sewaktu ibu saya selesai bersih-bersih gudang, dia menyerakan sesuatu padaku.
Anda tahu apa itu? Sebuah bola karet kecil. Usang, berdebu dan menghitam. Tapi
bola itu membuat saya menjadi terkejut, senang, sedikit terharu dan… ah
bahagialah pokoknya. Anda tahu saya menemukan bola apa? Bola bekel. Tahukah
anda bola bekel? Bekel adalah sebuah permain tradisional yang sekarang sudah
hampir nyaris punah. Penjual mainan saja sudah jarang yang menjualnya. Ini dia
beberapa gambarnya
Saya memainkan permainan
ini waktu sd, sekitar kelas 4. Yah sekitar 6 tahun yang lalu, Wow? Saya masih
ingat betul bagaimana serunya saya bermain bekel bersama teman-teman masa kecil
saya. Ya Allah seandainya bola itu data berbicara mungkin dia akan berbicara
seperti ini
“Hai era, long ime no see!Wah kamu sudah
besar ya? Masih ingat sama aku gak? Aku saksi bisu masa kecilmu juga lho? Lihat
aku, aku sudah usang, berdebu, menghitam dan uuuh sedikit tak layak dilihat.
Tapi kamu tahu gak proses aku menjdi usang ini lama lho, sekitar 6 tahun. Nah
selama 6 tahun itu aku hanya terkurung di gudang yang pengap seakan tak ada
harapan aku akan keluar, mungkin aku akan rusak dimakan rayap, hewan-hewan
kecil dan rusak dimakan jaman. Selama 6 tahun itu aku masih menyimpan memori
masa kecilku. Kamu masih ingatkan masa kecilmu bersamaku dulu? Kalau kamu lupa,
pegang aku aja dan bayangkan hal apa saja yang pernah kamu lakukan bersamaku
dan bersama kenangan masa kecilmu. Selama 6 tahun aku juga banyak melihat
barang-barang lain di gudang.Sebagian
dari mereka juga saksi bisu kenangan masa kecilmu. Dari mereka aku banyak
mendapatkan cerita, pengalaman dan pelajaran yang berharga. Oh iya, kalau kamu
gimana? Selama tumbuh dewasa dalam 6 tahun itu kamu udah ngapain aja?”
Deg! Saya
tertunduk lesu dan malu. Saya malu pada diri saya sendiri dan juga pada bola
bekel itu. Dalam 6 tahun aja dia bisa mengalami banyak hal, pengalaman dan
pelajaran. Sedangkan saya? Apa yang sudah kudapat selama 6 tahun itu? Apakah
saya sudah mendapatkan semua target saya? Apakah saya sudah berbuat yang
baik-baik selama 6 tahun itu? Saya benar-benar malu pada diri saya sendiri.
Belum banyak perubahan positif yang terjadi dalam hidup saya. Dan lebih malunya
lagi, yang menanyai saya adalah sebuah bola bekel yang kecil, usang dan jelek
itu. Terima kasih Ya Allah, lewat bola bekel itu aku belajar menginstrospeksi
diriku dan lebih menghargai semua waktu yang telah Kau berikan kepada setiap
makhlukmu.