Sabtu, 10 Maret 2012
Saat autis kenalan kamera
Kejadian ini membuat saya trauma mengenalkan kamera pada anak autis. Lihat saja tingkah laku mereka yang menggemaskan? menjijikkan? me...apalah ini
Foto pertama datang dari anak autis yang terlalu gembirariangsenangceriapenuhtawatiadadukamelandagirangbahagia saat mengenal kamera. Lihat saja aksinya
Foto kedua lebih absurd lagi, seorang autis yang keheranan melihat dirinya muncul di layar webcam hingga akhirnya dia capek dan tertidur.
Hash, saya benar-benar traumatis mendalam mengenalkan kamera ke mereka. Masih ada lagi? Gimana ngejelasin yang ini ya? huft! yaudah deh silahkan dilihat sendiri dan ditanggapi sendiri yang satu ini
"Mulai detik ini, Saya berjanji untuk tidaklagi mengenalkan kamera kepada anak-anak autis" Don`t try at home!:D :D :D
Selasa, 06 Maret 2012
Surat buat ujian
Malang, 05 Maret 2012
Dear ujian...
Hallo ujian, long time no see. Apa kabar kamu? Semoga baik deh
Eh ngomong-ngomong, Kamu mau datang kesini tanggal 12 Maret besok ya? Wah
muncul-muncul langsung ngajakin nge-date berdua. Hanya kamu dan aku di
pagi hari, siang hari hingga malam hari ditemani suguhan kue buku. Tak ada yang lain. Handphone, twitter, facebook, blog, dan lainnya semuanya pergi karena kedatanganmu. Aku meninggalkan mereka agar kita lebih konsentrasi berduaan .Terkadang kamu pun hadir di mimpi. Wah
wah emang kamu so sweet banget deh. Bisa membuatku melupakan apapun. Hanya kamu yang kuingat. So sweet deh kamu :*. Cepetan datang dong...Soalnya ada yang ngantri di belakang kamu untuk bisa berdua
denganku. Namanya hura-hura. Kamu harus gantian dong sama hura-hura. Ujian, kamu emang so sweeeeeeeeeeet banget. Sumpah deh. Saking so sweetnya banyak orang jadi gila
olehmu, termasuk aku. Mumumu ujian :3
Udah dulu ya ujian, aku dan hura-huru menunggu kedatanganmu cepat!
With love
Redhika17
Tetap menulis
Gak peduli hasil tulisanku nyambung atau malah hasilnya miris, aku akan tetap menulis. Setiap detik bila perlu! (redhika17)
Menulis setiap hari membuat kita dapat menemukan benang merah dari tulisan kita (missfifit)
Menulis setiap hari membuat kita dapat menemukan benang merah dari tulisan kita (missfifit)
Cinta, Hati dan Nurani
Kupunya cinta
Bukan tuk dibeli dengan uangnya
Bukan tuk diambil dengan gampangnya
Bukan tuk dicuri dengan mudahnya
Kupunya hati
Bukan tuk disakiti
Bukan tuk dihianati
Bukan tuk dikibuli
Kupunya nurani
Bukan tuk sekedar hanya kumiliki
Bukan tuk sekedar membantu diri
Bukan tuk lari dari masalah ini
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Aku hanya ingin menulis
Menyesek-nyesek dahulu berhura-hura kemudian (Cerita antara aku dan paduan suara)
Aku punya teman sebangku waktu kelas VII. Dia suka menyanyi namun hanya sebatas suka. Yang kulihat dia pun jarang menyanyi. Sampai suatu hari aku mengajaknya masuk ke dalam ekskul paduan suara. Kita sangat akrab, sampai-sampai guru paduan suaraku sering tertukar memanggil namaku dan dia. Aku naik ke kelas 8, kita tidak lagi sekelas. Namun kita masih akrab di ekskul. Sampai kelas 9. Hingga saatnya SMA, aku harus pindah ke Malang dengan harapan menuntut masa depan yang lebih baik.
Namun aku salah, aku seakan menyilet hidupku sendiri. Menyakiti hidupku sendiri.. Aku putus cinta setelah aku pindah ke malang. Jarang main ke studio musik bersama sahabat se`bandku. jarang bertemu mereka. Di Malang, aku juga masuk ke dalam paduan suara, namun what the fuck, disini sangat tidak aktif, paduan suara hanya digunakan di upacara bendera hari senin, tidak pernah mengikuti lomba apapun, dan tampil wow hanya di wisuda sekolah. Gila, drastis banget perbedaan paduan suara smp dan sma. Di smp, setiap bulan diknas ataupun badan-badan lain selalu mengajak kita tampil. Lomba-lomba pun beruntun kita ikuti.
Dan yang paling nyesek selanjutnya adalah teman sebangkuku tadi mendapat nasib yang lebih beruntung dari aku. Paduan suara di sma-nya sangatlah maju hingga go to Internasional. Teman TK, SD dan SMP ku berkumpul di SMA itu terlebih di paduan suara itu. Paduan suara tempat berkumpulnya anak-anak famous dan paling diidolakan diantara ekskul lainnya bahkan drumband kebanggaan SMA itu sekalipun. Temanku itu tidak pernah lagi menghubungi ku, sms, mention atau yang lain. Dia sibuk dengan teman-teman barunya yang tak lain adalah teman masa kecilku Dan ada lagi yang nyesek, mantan pacarku yang penyebab putusnya adalah gara-gara aku pindah ke Malang, malah pacaran sama aanak paduan suara juga yang tak lain tetangga di rumahku yang lama.
Miris gak sih cerita ku dan paduan suara? Namun aku yakin YA ALLAH, bersusah-susah kemudian bersenang-senang kemudian itu bukan sekedar kata-kata namun benar-benar fakta Menyesek-nyesek dahulu berhura-hura kemudian. Aku yakin YA ALLAH!
Langganan:
Postingan (Atom)


